Topik: Ajang

Dana Terbatas, Festival Layang-Layang Tetap Eksis

  • Sabtu, 15 Juli 2017 - 20:52
  • Andi Nurroni
  • dibaca 339 kali
  • Comment

Suasana Festival Layang-Layang di Pantai Pangandaran, Sabtu (15/7/2017). Foto: NS

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Ajang Pangandaran International Kite Festival atau Festival Layang-Layang Internasional Pangandaran kembali digelar di Lapangan Katapang Doyong, Desa Pangandaran, Kec. Pangandaran pada Sabtu-Minggu, 15-16 Juli 2017.

Meskipun anggaran dari pemerintah dipangkas lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya, kegiatan tahunan ini tidak kehilangan kemeriahan. Perbedaan memang terlihat jelas dari ragam layangan yang diterbangkan.

Tidak banyak layangan tiga dimensi unik seperti tahun-tahun sebelumnya. Terbatasnya jumlah partisipan menjadi penyebab berkurangnya variasi layangan. Panitia kegaitan, Kokos, melaporkan, tahun ini, peserta dari luar negeri hanya berasal dari Malaysia.

Sementara dari dalam negeri, kata dia, ada dari Cilacap, Jogjakarta, Solo, Jakarta dan Surabaya. Sebagai pengganti keterbatasan peserta dari luar, menurut dia, diselenggarakan lomba laying-layang dua dimensi untuk lembaga-lembaga kedinasan di Kab. Pangandaran.

“Kita perkuat yang lokalnya, termasuk nanti malam ada laying-layang lampu, 150 peserta,” ujar Kokos yang juga Ketua Perkumpulan Layang-Layang Pangandaran (Perlap) di tempat kegiatan.

Meskipun tidak banyak partisipan dari luar, hajat Festival Layang-Layang tidak pernah sepi pengunjung lokal. Warga sekitar masih beramai-ramai mengunjungi kegiatan ini.

Selain festival laying-layang, seperti tahun-tahun ke belakang, digelar sejumlah mata acara pendukung, seperti pertunjukan Ronggeng, senam Zumba, sepeda santai, serta lomba lukis layang-layang.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Undang Sohbarudin menyampaikan, jika tahun lalu nilainya sekitar Rp 200 juta, tahun ini anggaran untuk Festival Layang-Layang hanya Rp 96 juta.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top