Topik: Ajang

Festival Kakaren, Ajang Kolaborasi Komunitas dan Mahasiswa Pangandaran

  • Selasa, 4 Juli 2017 - 20:22
  • Andi Nurroni
  • dibaca 205 kali
  • Comment

Festival Kakaren 2017. Foto: Rumah Plankton

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Ajang kreatif bertema “Festival Kakaren 2017” menjadi pembeda perayaan Hari Raya Lebaran di Kab. Pangandaran tahun ini. Kegiatan yang digelar Kamis (29/6/2017) ini diinisiasi para pegiat komunitas kreatif dan sejumlah perkumpulan mahasiswa asal Kab. Pangandaran.

Digelar di basecamp komunitas Rumah Plankton, kompleks Pasar Wisata, Festival Kakaren 2017 menjadi wadah silaturahmi dan dialog kalangan anak muda di Kab. Pangandaran. Mereka berbincang berbagai isu yang terkait dengan perkembangan kampung halaman mereka, mulai dari isu pendidikan hingga pariwisata.

Hal unik, para peserta kegiatan membawa aneka camilan sisa Lebaran atau disebut kakaren sebagai syarat mengikuti kegaitan. Sekitar 50 orang menghadiri kegiatan yang diselenggarakan secara sederhana ini.

Dari kalangan komunitas kreatif, hadir di antaranya para relawan komunitas Rumah Plankton dan komunitas Sabalad. Sementara dari perkumpulan mahasiswa, hadir dalam kegiatan ini mahasiswa dari berbagai kota, di antaranya Tasikmalaya, Bandung, Bogor dan Yogyakrta.

Mereka bergabung dalam sejumlah perkumpulan, di antaranya Solidaritas Mahasiswa Pangandaran (Sampan) Unsil Tasikmalaya, Keluarga Mahasiswa Bumi Pangandaran (Kembang) Anggalarang UIN Bandung, Keluarga Mahasiswa Pangandaran (KMP) Bandung Raya,  Paguyuban Mahasiswa Galuh Ciamis (PMGC) IPB, serta Keluarga Pelajar Mahasiswa Pangandaran Yogyakarta (KPMPY).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Edi Rusmiadi dari Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kab. Pangandaran, Asep Nurdin mewakili Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Kab. Pangandaran dan Ai Nurhidayat dari komunitas Sabalad.

Dalam dialog, Edi Rusmiadi banyak mengabarkan perkembangan pariwisata di Kab. Pangandaran, termasuk geliat kreativitas anak-anak muda membuka sejumlah destinasi wisata baru. Sementara itu Asep Nurdin memotivasi para mahasiswa untuk mengambil peluang ekonomi dari geliat pariwisata Kab. Pangandaran.

“Banyak yang bisa dilakukan, bahkan Cuma modal ngomong. Bisa membuat paket tur dari kota ke Pangandaran, dan lain-lain,” ujar Asep.

Ai Nurhidayat sebagai pegiat komunitas mengajak para mahasiswa untuk berkarya memajukan kampung halaman. Syukur-syukur, menurut dia, mahasiswa asal Kab. Pangandaran mau  kembali dan berkarya di kampung halamannya setelah lulus nanti.

Dimulai sejak pukul 13.00, kegiatan berlangsung hangat dan meriah. Kesempatan ini juga dimanfaatkan para mahasiswa untuk berkenalan dan menjajaki berbagai peluang kerjasama antarsesama mereka.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top