Mak Lampir Kembali Muncul di Cagar Alam, Wisatawan dan Warga Berebut Swafoto

0
300
Warga saat mengantri untuk berfoto bersama Mak Lampir Minggu (4/11). Syamsul Arifin

Pangandaran, SPC – Kawasan Taman Wisata Alam Pangandaran mendadak lebih ramai dari biasanya hari ini, Minggu(4/11).

Usut punya usut, ternyata wisatawan dan warga Pangandaran ramai-ramai berkunjung ke TWA untuk menyaksikan syuting film Misteri Gunung Merapi Reborn.

Tanpa rasa takut, mereka justru berebut foto bersama dengan artis pemeran Mak Lampir.

Mardiah(35), salah seorang warga mengaku sangat antusias dan gembira bisa bertemu artis film.

“Kan film ini cerita lama dan sudah hampir 20 tahun menghilang, ya itung itung-itung nostalgiaan aja,” ujarnya kepada SPC.

Ditemui disela-sela syuting, Varissa Camelia, pemeran baru Mak Lampir mengatakan, drama kolosal Misteri Gunung Merapi Reborn merupakan produksi sinetron baru dengan mengulas kisah fenomenal Mak Lampir.

“Substansi kisahnya masih sama kaya dulu, paling beberapa pemeran dan latar tempat yang mengalami perubahan,” tutur artis keturunan Arab tersebut.

Di Pangandaran, kata dia, ada beberapa tempat yang menjadi lolkasi syuting. Diantaranya pantai Karang Nini, TWA Cagar Alam, pantai Batu Hiu dan pantai Madasari.

“Sudah hampir 17 hari kita syuting di Pangandaran tapi dari kemarin antusias pengunjung dan warga tidak seramai hari ini,” paparnya.

Menurutnya, ada hal yang lebih menarik dari pembuatan film tersebut, karena proses pembuatannya menggunakan alat modern.

“Ya mengikuti perkembangan lah, dulu kan dengan teknologi yang seadanya, kalau hari ini kan sudah modern,” ujarnya.

Menanggapi keramaian di kawasan TWA, Kepala Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Resort Pangandaran Yana Hendrayana mengaku kewalahan saat pengunjung membludak datang.

“Mudahan-mudahan pengunjung Cagar Alam ini ke depannya juga lebih ramai, kebetulan kita sedang melakukan penataan biar lebih betah lagi,” ujarnya.