Menteri Susi Kesal Hutan Pangandaran Rusak

  • Rabu, 11 Oktober 2017 - 21:46
  • Admin
  • dibaca 1200 kali
  • Comment

Menteri Susi, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran menyaksikan hasil pengamatan helikopter kondisi hutan Pangandaran. NS/SPC

Pangandaran, SPC – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kesal melihat kondisi hutan di wilayah Kabupaten Pangandaran rusak. Menurutnya, banyak penebangan pohon dan alih fungsi hutan menjadi penyebab bencana banjir.

Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Susi pun memantau kondisi hutan di Pangandaran melalui helikopter.

“Saya melihat langsung dari atas, kelihatan hutannya gundul, atasnya habis ya bawahnya pasti kerendam,” tutur Susi.

Dikatakannya, masyarakat harus merubah pola tanam terutama di kawasan hutan. “Saya sudah sampaikan kepada pak Bupati untuk memberikan pembinaan, semestinya diatas harus tanaman keras bukan tanan lunak ya longsor,” ujarnya.



Susi juga menduga banyak penebangan hutan lindung di kawasan perbukitan. “Kelihatannya banyak pembabatan hutan lindung, kemudian rumah-rumah dan sawah juga sudah banyak diatas puncak-puncak bukit,” kata dia.

Susi mengaku khawatir bencana banjir dan longsor masih akan terulang melihat kondisi hutan yang sudah kritis. “Mungkin kalau hujan deras lagi ini bisa semakin parah, ini hanya awal bencana,” ujarnya.

Ia juga melihat sejumlah titik longsor yang membahayakan masyarakat. “Diatas sudah banyak yang bolong-bolong, tanaman kerasnya hilang, saya pikir masyarakat harus waspada, nanti saya sampaikan ke pak Bupati foto-foto yang sudah saya ambil dan titik koordinatnya untuk disampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Susi, masyarakat d ibawah tidak tahu jika hutan lindungnya sudah krisis sehingga harus diberikan pemahaman. “Saya lihat banyak potongan-potongan kayu tebangan, masyarakat yang tinggal di lahan kritis harus direlokasi,” ujarnya.

Susi menambahkan, wilayah Kecamatan Cigugur menjadi lokasi terparah kerusakan kawasan hutan.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, dirinya akan memanggil para kepala desa untuk memberikan sosialisasi terkait kerusakan kawasan hutan.

“Di wilayah Cigugur dan Kalijati memang saya lihat hutannya sudah banyak yang berubah fungsi, saya juga kaget melihat banyak tanaman-tanaman yang tidak seharusnya berada di hutan seperti palawija,” ungkapnya.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top