Ajang Triathlon Pangandaran Meriah, Pariwisata Bergeliat Pasca-Gempa 6,9 SR

0
1133
Para peserta ajang "2nd Pangandaran Triathlon" bersiap memulai lomba, Sabtu (16/12). Andi Nurroni/SPC
Para peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” bersiap memulai lomba, Sabtu (16/12). Andi Nurroni/SPC

Pangandaran, SPC – Ajang “2nd Pangandaran Triathlon” tetap berlangsung meriah pada Sabtu (16/12). Digelar di kawasan wisata Pantai Pangandaran, kegiatan ini sekaligus menandai geliat pariwisata Pangandaran pascadiguncang gempa 6,9 SR yang berpusat di perairan Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (15/12) malam.

Para peserta triathlon berdatangan dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta, Bandung, Bekasi, dan Tangerang, di samping dari dalam Pangandaran sendiri. Digelar mulai pukul 09.30, ajang ini mengundang antusiasme warga dan wisatawan, sehingga banyak dari mereka berkerumun di sekitar pusat kegiatan di blok Hotel Bumi Nusantara.



Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Mahmud, mewakili Bupati Pangandaran. Dalam sambutannya, Mahmud berharap, selain menjadi ajang pembinaan atlet, kegiatan triathlon juga bisa mempromosikan pariwisata Pangandaran yang terus berbenah.

“Walaupun semalam ada gempa, dan ini berpotensi berdampak terhadap kunjungan wisata. Saya berharap kegiatan ini bisa diekspos, bahwa Pangandaran aman untuk wisatawan,” ujar Mahmud disambut tepuk tangan hadirin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Mahmud disambut dengan prosesi adat dalam pembukaan “2nd Pangandaran Triathlon”, Sabtu (16/12). Andi Nurroni/SPC

Sekretaris Kegiatan Asep Kusdinar melaporkan, memang akibat gempa yang terjadi semalam, ada sebagian peserta yang membatalkan keikutsertaan. Ia merinci, peserta triathlon yang semula lebih dari 30, berkurang hingga hanya 19 orang.

Sementara untuk ajang lomba dayung perahu naga, menurut Asep, dari 10 kontingen yang dijadwalkan ikut serta, hanya tersisa tiga.

Namun begitu, Asep bersyukur, kegiatan masih berjalan meriah. Dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun lalu, menurut Asep, saat ini ajang triathlon lebih bergengsi, ditandai dengan dukungan sponsor sejumlah perusahaan BUMN serta hadiah yang lebih besar.

“Alhamdulillah suasana juga kali ini sangat mendukung sekali, gelombang dan angin tenang. Pantai juga bersih,” kata Asep.

Ajang triathlon, menurut Asep, berjalan lancar berkat kerjasama berbagai pihak. Total, kata Asep, panitia tercatat 150 orang dari berbagai lembaga, organisasi maupun komunitas di Kabupaten Pangandaran.

Pada ajang 2nd Pangandaran Triathlon, menurut Asep, panitia menetapkan ketentuan sesuai standar yang direkomendasikan Federasi Triathlon Indonesia. Pada ajang ini,  kata dia, peserta menempuh tantangan berupa babak renang 750 meter, babak bersepeda 20 KM dan babak lari 5 KM.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar anda!
Silahkan masukan nama anda di sini