Audiensi dengan DPRD, Ini Isu yang Dibawa Bawaslu Pangandaran

0
174
Bawaslu dan DPRD Kab. Pangandaran saat menggelar Audiensi di ruang rapat paripurna DPRD Kab. Pangandaran, Senin (10/9). Foto Istimewa/SPC

Parigi, SPC – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menggelar audensi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran, Senin (10/9).

Kedatangan pimpinan Bawaslu Kabupaten Pangandaran ke gedung DPRD tersebut adalah dalam rangka silaturahmi antara DPRD Pangandaran dan Bawaslu Kabupaten Pangandaran.

Sehingga nantinya terjalin sinergitas dan kerja sama yang baik antara Bawaslu dan DPRD Kabupaten Pangandaran.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pangandaran masa bakti 2018-2023.

Dirinya berharap, Bawaslu Kabupaten Pangandaran amanah dalam menjalan tugas selama masa 5 tahun ke depan.

“Selamat, mudah-mudahan amanah dalam menjalankan tugas,” ungkapnya di hadapan 34 anggota DPRD yang hadir.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka menjalin silaturrahmi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada DPRD Kabupaten Pangandaran yang telah menerima kami pada siang hari ini, bahwa pertemuan ini adalah dalam rangka kordinasi antara Bawaslu dan DPRD Pangandaran, agar terjalin komunikasi dan sinergitas kerjasama yang baik dan profesional di bidangnya, sehingga tahap-tahap Pemilu 2019 bisa berlangsung aman dan kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Bawaslu Kabupaten Pangandaran yang juga selaku Kordiv Hukum, Penagangan Pelanggaran Dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (Div HPP dan PSPP) Uri Juwaeini menambahkan, silaturahmi tersebut adalah merupakan upaya bentuk pengawasan dan sosialisasi partisipatif masyarakat Bawaslu Kabupaten Pangandaran, agar tahapan pemilu 2019 ini bisa berjalan aman dan kondusif.

Uri merinci, Daftar Pemilih Tetap pada pemilu 2019 di Kabupaten Pangandaran sekarang adalah 316.218, dengan jumlah TPS sebanyak 1.350.

“Ada penambahan jumlah dari DPT pada pilgub yang lalu,di mana DPT itu adalah 311.176 dan jumlah TPS 717,” tuturnya.

Dikatakanya, saat ini Bawaslu Pangandaran membuka ruang untuk berkonsultasi terkait kepemiluan untuk masyarakat dan juga Caleg perseorangan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pangandaran.

Dirinya menghimbau kepada semua para calon caleg agar bersabar untuk tidak berkampanye di luar jadwal yang telah di tentukan.

“Mengingat sebentar lagi akan diumumkannya DCT Tahun 2019 oleh KPU nanti pada tanggal 20-23 September 2018, saya berharap para caleg menahan diri dulu,” ujarnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdilah Sihab yang juga selaku Kordiv Pencegahan Dan Hubungan Antar Lembaga bahwa Bawaslu Kabupaten Pangandaran mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pencermatan terkait adanya kegaandaan dan permasalah pemutakhiran data pemilih di Nasional yang jumlahnya mencapai 131.363.

“Pangandaran mendapat permasalahan kegandaan daftar pemilih se banyak 126 orang yang tersebar di 10 Kecamatan,” ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut Gaga, Bawaslu Kabupaten Pangandaran akan terus berkordinasi dengan Bawaslu Provinsi terkait kegandaan data tersebut.”

Peran Bawaslu kabupaten pangandaran dalam pencermatan terkait kegandaan daftar pemilih adalah upaya dari menjaga hak pilih masyarakat pada pemilu 2019 terksus di Kabupaten Pangandaran,” tuturnya.