Hingga September, PAD Pangandaran Baru 60 Persen dari Target

0
104
Kepala BPKAD Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar saat ditemui SPC diruangannya Kamis (4/10). Syamsul Arifin/SPC

Cijulang, SPC – Sektor pajak menjadi tumpuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran. Dari target PAD 2018 sejumlah Rp 142 milyar, sebagian besar ditargetkan dari sektor pajak.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar merinci, dari target PAD Rp 142 milyar, sektor pajak ditargetkan menyumbang Rp 63,9 milyar

Sementara sisanya, kata Hendar, masing-masing adalah retribusi daerah sebesar Rp 49 milyar dan sektor lain-lain Rp 28,8 milyar.

Dari target tersebut, Hendar memaparkan data hingga akhir September, realisasi PAD baru 60,94 persen atau Rp 86,6 milyar.

Lebih lanjut Hendar merinci, Pajak daerah dari target Rp 63,9 milyar sekarang sudah 63,62 persen atau Rp 40,6 milyar, pajak hotel dari target Rp 17,7 milyar baru terealisasi 53,7 persen atau Rp 9,5 milyar, pajak penerangan jalan denga target Rp 17 milyar baru terealisasi 60,4 persen atau 10,2 milyar.

“Pajak Bumi dan Bangunan menjadi realisasi tertinggi dari target Rp 16 milyar, sekarang sudah 86,4 persen atau Rp 13,8 milyar,” tutur Hendar.

Sedangkan penyokong kedua, kata Hendar, adalah sektor retribusi. Dari target Rp 49 milyar, ucap ia, retribusi pariwisata menjadi tertinggi dengan capaian 64,6 persen atau 16,1 milyar.

“Untuk pajak kan ini kesadaran para wajib pajak masih rendah dan harus digenjot, sedangkan retribusi pariwisata juga berkaitan dengan pelayanan, kan pelayanan kita belum maksimal,” tukasnya.