Kebakaran Bangkai Kapal Viking Diduga Ulah Pencuri Besi

0
166
Komandan Pos TNI AL Pangandaran bersama satgas 155 saat berada di kapal MV Viking Selasa (7/5). Syamsul Arifin/SPC

Pangandaran, SPC – Kasus kebakaran bangkai kapal Viking Lagos di Kawasan Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran beberapa hari lalu, didalami personel TNI AL dari Satgas 115 (tim pemberantasan pencurian ikan). Investigasi dilakukan untuk memastikan penyebab terbakarnya bangkai kapal pencuri ikan ilegal tersebut.

Satgas 155 yang diturunkan langsung oleh Mabes TNI AL Jakarta dipimpin Kolonel Laut (P) Imron Junaedi. Komandan Pos AL Pangandaran Peltu Laut (P) Dayat Sudrajat membenarkan, saat ini, tim Satgas 115 sedang mengumpulkan bukti-bukti dari dalam kapal.

“Di dalam, kami menemukan barang bukti berupa tabung gas lengkap dengan selang dan mixer las. Kesimpulan kami, kuat dugaan ini ada oknum yang hendak memanfaatkan besi dari MV Viking,” ujar Dayat, Rabu (9/5).

Dari hasil penelitian, ucap Dayat, Keberadaan MV Viking ke depannya harus ditangani secara serius. Mengingat keberadaanya ada di kawasan wisata, dampak lingkungan hingga pencurian harus menjadi pertimbangan.

“Jangan sampai kejadian pencurian terulang kembali, dan rusaknya terus melebar,” tuturnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Satuan Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto mengatakan, kasus terbakarnya kapal MV Viking masih dalam tahap penyelidikan pihak Polair Pangandaran Polres Ciamis.

“Kasus ini masih tahap penyelidikan. Tapi kalau terbukti tindak pidananya baru dilimpahkan Reskrim,” tukasnya.