Keceran Mulud, Tradisi Wajib Jawara Digelar di Batukaras

0
208
Guru PSTTKDH meneteskan air ramuan kepada pesilat pada tradisi Keceran Mulud di Batukaras (7/12). Syamsul Arifin/SPC
Guru PSTTKDH meneteskan air ramuan kepada pesilat pada tradisi Keceran Mulud di Batukaras (7/12). Syamsul Arifin/SPC

Cijulang, SPC-Keceran Mulud adalah tradisi tahunan bagi para jawara silat, khususnya di kalangan pengamal aliran Tjimande. Ritual berbalut nilai spiritual ini digelar Perguruan Silat Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (PSTTKDH) Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kamis (9/12) malam.

Guru PSTTKDH Batukaras Kecamatan Cijulang, Sidorus Susanto menjelaskan, Keceran merupakan ritual tradisi yang bertujuan membersihkan mata lahir dan batin dengan meneteskan air ramuan ke mata para pesilat disertai doa-doa.

Meskipun tidak ada catatan pasti, menurut Sidorus, tradisi tersebut dipercaya dilakukan sejak berabad-bada silam, utamanya zaman Ki Semplak Waja di Gunung Galungung.

Ia menjelaskan, sebenarnya ritual Keceran bisa dilakukan kapanpun. Hanya saja, menurut dia, Keceran paling baik dilaksanakan bulan Mulud, sekaligus menjalankan syiar di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Keceran paling baik itu dilakukan di bulan Mulud atau Rabiul Awal, pada tanggal belasan, pas terang bulan,” kata dia.

Selain Keceran, tradisi yang wajib di kalangan pesilat PSTTKDH, menurut Sidorus, adalah Ruwatan. Ia menjelaskan, ruwatan wajib dilakukan selama tujuh Jum’at berturut turut bagi yang baru belajar dan seterusnya bebas semampunya.

“Pada dasarnya, ruwatan ini merawat tangan dan tulang sekaligus mengasah kemampuan jawara silat dalam bertanding,” ujar dia.

Saat tradisi Keceran Mulud dilakukan di Desa Batukaras, Kamis (07/12) Malam, turut hadir para guru dan jawara silat dari Banten dan Bogor.

Selain itu, turut hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran asal PDIP Ucup Supriatna serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PKB Ahmad Irfan Alawi. Tak hanya menyaksikan, keduanya sekaligus mengikuti tradisi Keceran Mulud ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan masukan komentar anda!
Silahkan masukan nama anda di sini