Perahu Kayak Pangandaran Tembus Australia hingga Amerika

0
618
Enda Nugraha (35), berfoto bersama perahu kayak buatannya. Syamsul Arifin/SPC
Enda Nugraha (35), berfoto bersama perahu kayak buatannya. Syamsul Arifin/SPC

Cijulang, SPC – Sebuah pencapaian membanggakan ditorehkan seorang anak muda dari Kabupaten Pangandaran, Enda Nugraha (35). Siapa sangka, industri rumahan perahu kayak yang ia geluti mampu mampu menembus pasar Australia hingga Amerika Serikat.

Enda mulai merintis produk perahu kayaknya sejak tahun 2011. Langkahnya merintis usaha ini dimotivasi oleh hobinya menggeluti olahraga arung jeram.

Mula-mula, ia mengaku mencoba-coba membuat perahu kayak pertamanya dari kayu yang dilapisi nylon. Baru pada 2012, Enda mulai mencoba membuat perahu kayak dari fiber dan mulai memasarkannya di media sosial dengan merek Djurago.

Dengan kerja keras yang didorong kecintaannya terhadap seni pembuatan kayak, produk-produknya semakin dikenal di kalangan komunitas pencinta olahraga arung jeram. Pasarnya pun kini tak hanya dalam negeri, tetapi juga luar Indonesia.

“Sekarang kita sudah kirim ke Timor leste, Australia hingga Amerika,” ungkap Enda yang membuka bengkel pembuatan kayaknya di Nusawiru, Kecamatan Cijulang ini.

Satu unit kayak, menurut Enda, rata-rata diperlukan waktu 10 hari. Setiap produk Djurago Kayak, Enda menggaransi, bisa bertahan hingga 20 Tahun dalam penggunaan.

Meski karyanya sudah sampai ke daratan Amerika, Produk kayak yang dibuat Enda belum mengantongi legalitas dari pemerintah.

“Harapan saya sih pemerintah bisa turut membantu dalam penerbitan legalitas dan hak paten, apalagi yang produksi kayak di Indonesia masih sangat sedikit,” tandasnya.