‘Popesisir’, Sehari Budaya Pop di Pantai Batukaras

0
440
Kegiatan Popesisir di Pantai Batukaras, Kamis (12/10). Andi Nurroni/SPC

 

Kegiatan Popesisir di Pantai Batukaras, Kamis (12/10). Andi Nurroni/SPC

Cijulang, SPC – Sekelompok muda-mudi asal Bandung dan Jakarta menggelar kegiatan unik di Pantai Batukaras, Cijulang, Pangandaran, Kamis (12/10). Ajang sehari bertema “Popesisir” tersebut mereka selenggarakan menggandeng para pemuda setempat.

Sejumlah mata acara mereka suguhkan, mulai dari bersih-bersih pantai, pelatihan sablon hingga pertunjukan musik. Pentolan penyelenggara, Irfan Muhammad bercerita, kegiatan tersebut merupakan ajang kolaborasi antara anak-anak muda perkotaan yang bergerak di sejumlah sektor budaya pop dengan anak-anak muda kreatif di Batukaras.

“Dalam kegiatan ini, kita bertukar referensi. Misalnya, kalau biasanya anak-anak di sini lebih banyak main reggae, kita perkenalkan musik-musik pop indie,” kata Irfan di sela kegaitan.

Selain berbagi referensi musik, kata Irfan, penekanan lain kegiatan tersebut adalah penguatan daya ekonomi kreatif anak-anak muda setempat. Untuk itu, kata dia, digelar pelatihan sablon, dengan harapan memberikan inspirasi bagi anak-anak muda di Batukaras.

Sementara kegiatan bersih-bersih pantai, menurut Irfan, semata-mata untuk mengingatkan dan menggugah jiwa peduli lingkungan, baik muda-mudi dari kota maupun anak-anak muda setempat.

Irfan menjelaskan, dipilihnya Batukaras sebagai lokasi kegiatan karena apresiasi ia dan teman-teman terhadap eksotisme obyek wisata Pantai Batukaras dan kreativitas anak-anak mudanya. Ia berharap, suatu hari, akan lahir dari Batukaras band-band lokal dan anak-anak muda kreatif yang bersinar.

Kegiatan Popesisir di Pantai Batukaras, Kamis (12/10). Irfan Muhammad

Anak-anak muda yang datang bersamanya mengisi kegiatan, menurut Irfan, berlatar belakang beragam. Menghimpun diri dalam wadah “Kolektif Warga Lokal”, kata Irfan,  mereka terdiri dari musisi, seniman sablon, jurnalis hingga pegiat lingkungan.

Kegiatan “Popesisir” diawali dengan aksi bersih-bersih sampah di Pesisir Batukaras. Selanjutnya, acara diteruskan pelatihan menyablon kaos bersama komunitas Homles Dawg asal Kota Bandung. Mata acara ini digelar di Bale Tau, basecamp komunitas Batukaras Clear.

Peserta pelatihan, kata Irfan adalah para pemuda setempat yang berhimpun dalam komunitas Reefbreak. Kelompok para peselancar tersebut, kata Irfan, menjadi mitra utama dalam kegiatan yang diselenggarakan.

Masih di tempat yang sama, sesi penampilan musik dihelat mulai sore hari hingga kegiatan berakhir menjelang petang. Para penampil adalah kelompok musik MELT, dua solois Aubrey Fanani dan Harlan, serta kelompok musik lokal Dewa Surfer.

Meski sederhana, Irfan mengaku bersyukur kegiatan berjalan lancar. Hal tersebut, kata dia, tidak terlepas dari berbagai dukungan. Bahkan untuk dokumentasi saja, menurut Irfan, mereka dibantu komunitas peduli lingkungan Greeneration Indonesia.

“Kami berharap akan ada lanjutan dari program ini dikemudian hari,” kata dia.