Sejumlah Negara Akan Ikuti Festival Layang-Layang di Pangandaran, Ini Tanggalnya

0
132
Konpresi pers ajang Pangandaran International Kite Festival digelar di Gedung Tourist Information Center (TIC), Selasa (10/7). Syamsul Arifin

Pangandaran, SPC- Ajang tahunan Pangandaran International Kite Festival (PIKF) atau juga dikenal sebagai Festival Layang-Layang kembali digelar 14-15 Juli 2018. Digelar di Lapangan Katapang Doyong, Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, pesta para pencinta layang-layang ini akan diikuti para peserta dari sejumlah negara.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang diprakarsai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran danĀ  Persatuan Layang-Layang Pangandaran (Perlap) ini akan menyuguhkan beragam mata acara.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Megi R Parlumi menyampaikan, akan ada dua pertunjukan layang-layang dalam ajang ini, yakni Kite Flying Exhibition dan Night Flying Competition.

Kite Flying Exhibition, Megi menjelaskan, adalah unjuk kebolehan beragam layang-layang pada siang hari, sedangkan Night Flying Competition atraksi aneka layang-layang pada malam hari.

“Nah yang digelar malam ini pasti akan lebih indah karena layang layang yang diterbangkan akan dihiasi lampu-lampu,” tuturnya dalam konferensi pers menjelang pelaksanaan PIKF di Touris Information Center Pangandaran Selasa (10/7).

Selain layang-layang, lanjut Megi, ada beberapa kegiatan yang akan melibatkan para pemuda dan masyarakat Kabupaten Pangandaran yang juga akan turut meramaikan PIKF.

“Nanti ada bersih bersih pantai, Food Bazaar, stand UMKM binaan Pemerintah, juga ada hiburan tambahan seperti Zumba dan penampilan dari group band Don Lego,” tandasnya.

Ajang PIKF, menurut Megi, diikuti peserta dari lima negara luar, yakni Macau, India, China, Singapura dan Malaysia. Sementara peserta lokal, kata Megi, hadir dari Pulau Jawa dan luar Jawa.

“Ini akan menjadi barometer kegiatan lain di Pangandaran, karena besok saat pelaksanaan masih hari libur sekolah, ada kemungkinan PIKF akan sangat ramai dikunjungi,” tutur Megi.