Topik: Agama

Potensi Zakat Pangandaran Rp 5 Mliiar Setahun

  • Jumat, 2 Desember 2016 - 09:02
  • Admin
  • dibaca 451 kali
  • Comment
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata melantik pengurus Baznas Kabupaten Pangandaran, Kamis (1/12/2016). AN

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata melantik pengurus Baznas Kabupaten Pangandaran, Kamis (1/12/2016). AN

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Potensi zakat Kabupaten Pangandaran mencapai Rp 5 miliar dalam setahun. Asumsi angka tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pangandaran yang baru dilantik, Kamis (1/12/2016).

Ketua Baznas Kabupaten Pangandaran Hendri menjelaskan, potensi zakat dihitung berdasarkan banyaknya wajib zajat yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Ia mencontohkan, Kabupaten Pangandaran memiliki 4 ribu PNS yang wajib mengeluarkan zakat penghasilan setiap bulan. Selain itu, kata dia, pontensi besar lainnya adalah dari para pengusaha.

Beberapa pengusaha, kata dia, zakatnya bisa mencapai Rp 200 juta per tahun. “Kita asumsikan bisa mencapai Rp 4-5 miliar setahun,” ujar Hendri usai pelantikan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Pangandaran.

Untuk mencapai target tersebut, kata Hendri, dalam dua bulan ke depan pihaknya akan merapikan struktur, di antaranya membangun unit pengumpul zakat (UPZ) hingga tingkat desa.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan melakukan terobosan, di antaranya dengan menggandeng para pengusaha dalam struktur kepengurusan UPZ-UPZ. Dengan begitu, menurut Hendri, kepengurusan tidak didominasi kalangan ulama seperti umum dilakukan selama ini.

“Dengan begitu, kami berharap potensi dari agnia (orang kaya) bisa tercapai,” ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Ciamis ini.

Kemudian, menurut Hendri, pihaknya juga akan mendorong transparansi keuangan dan pengelolaan dana zakat secara produktif untuk mendayagunakan masyarakat.

Pada saat yang sama, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berpendapat bahwa zakat akan berdampak besar bagi masyarakat jika dikelola dengan baik. Dengan asumsi Rp 5 miliar per tahun saja, kata Jeje, ratusan rumah warga miskin bisa dibangun.

Jeje berpesan agar para pengurus Baznas menjalankan pekerjaan dengan baik sehingga kepercayaan masyarakat untuk menitipkan zakat terjaga.

Demi memfasilitasi kelancaran kerja para pengurus Baznas, Jeje menyebut telah menganggarkan hingga Rp 180 juta per tahun dari APBD untuk operasional mereka.

“Itu agar tidak menggangu dana umat. Baznas harus dipercaya masyarakat, dan mereka harus hati-hati,” ujar Jeje.

Editor: Admin

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top