Topik: Wisata

Resmi Tutup Citumang, Bupati Temui Pemandu

  • Tuesday, 19 July 2016 - 19:20
  • Andi Nurroni
  • dibaca 3577 kali
  • Comment
Petugas pengamanan Perum Perhutani menjaga obyek wisata Citumang yang ditutup sementara. (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Petugas pengamanan Perum Perhutani menjaga obyek wisata Citumang yang ditutup sementara. (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Parigi, SwaraPangandaran.Com – Pemerintah Kabupaten Pangandaran secara resmi menutup sementara obyek wisata Citumang di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Selasa (19/7), sebagai buntut tewasnya wisatawan di tempat tersebut beberapa waktu lalu.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata secara khusus menemui para pemandu di kawasan Citumang untuk berdialog terkait kebijakan ini. Selain pemandu, hadir berbagai pihak dalam pertemuan yang digelar, mulai dari Perum Perhutani, anggtota DPRD, aparat desa, serta unsur polisi dan TNI.

Berbicara dihadapan hadirin, Jeje menyampaikan, penutupan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kapan pun para pemangku kepentingan selesai membuat prosedur operasional standar (SOP) serta menerapkannya, kebijakan tersebut akan dicabut.

“Saya datang ke sini untuk berdialog, silakan kalau ada yang ingin marah saya terima. Kebijakan tidak poluler ini terpaksa saya ambil untuk kebaikan bersama,” ujar Jeje.

Menyikapi keputusan Bupati, Sumadi, tokoh karang taruna setempat, secara terang-terangan menyampaikan sikap keberatan.  Mewakili para pemandu,  Sumadi berharap Pemkab Pangandaran tidak menutup obyek wisata Citumang.

“Kami meminta kebijaksanaan, perbaikan tetap dilakukan tanpa harus ditutup. Kami ini pengangguran dan hidup cuma dari penghasilan sebagi pemandu,” kata Sumadi.

Meski diprotes para pemandu, penutupan obyek wisata tersebut tetap dilakukan. Terlebih, pihak Perhutani sendiri menyetujui keputusan pemerintah setempat untuk menutup sementara Citumang. Pihak kepolisian pun kemudian menyegel pintu masuk destinasi wisata tersebut dengan garis polisi.

Dalam kesempatan yang sama, Administratur Perum Perhutani KPH Ciamis Bambang Juriyanto menyampaikan, sejumlah rencana perbaikan pengelolaan destinasi wisata tersebut telah disiapkan.

“Kami di antaranya akan menempatkan petugas-petugas di titik-titik berbahaya, memasang lebih banyak rambu-rambu, serta memastikan hanya pemandu tersertifikasi yang melayani wisatawan,” kata dia.

Dukungan pentupan Citumang juga disampaikan Ketua DPRD Kabuaten Pangandaran Iwan M Ridwan. Ridwan meminta para pemandu bersabar dan bekerjasama untuk menciptakan pengelolaan yang lebih baik.

Pasca instruksi penutupan, Bupati mengundang perwakilan para pemangku kepentingan untuk duduk bersama dalam satu wadah. Tim yang diketuai Asisten II Kabupaten Pangandaran ini selanjutnya bertanggung jawab untuk merumuskan jalan perbaikan tatakelola Citumang.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Musik adalah salah satu media paling ampuh untuk menyampaikan pesan kepada semua kalangan masyarakat. Media musik… baca selengkapnya

Kiprah

Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Kabupaten Pangandaran resmi terbentuk. Kepengurusan HAPMI terpilih setelah puluhan… baca selengkapnya

Infotorial

Komunitas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh, bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Purbahayu, menggelar… baca selengkapnya

Top