Topik: Peristiwa

Robohkan Patung Nyoman Nuarta, Bupati Pangandaran Minta Maaf

  • Friday, 7 July 2017 - 18:06
  • Andi Nurroni
  • dibaca 1122 kali
  • Comment

Tugu Patung Ikan karya Nyoman Nuarta sebelum dihancurkan. Andi Nurroni/SP.Com

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Perobohan Patung Ikan di Kab. Pangandaran karya perupa kenamaan Nyoman Nuarta memicu kritik para seniman. Merespons kondisi tersebut, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, melalui media, meminta maaf kepada sang pembuat patung.

Jeje mengaku tidak tahu dan tidak ada yang memberi tahu bahwa itu karya Nyoman Nuarta.

“Saya minta maaf kalau beliau kecewa. Salam ke beliau, saya ingin sekali berkenalan dan bersilaturahmi dengan beliau,” tulis Jeje melalui grup WhatsApp wartawan.

Menurut Jeje, proyek penggantian patung merupakan program Pemkab Pangandaran untuk mempercantik kawasan wisata Kab. Pangandaran. Di lokasi yang sama, menurut Jeje, akan dibangun patung ikan marlin yang merupakan ikon baru Kab. Pangandaran.

“Selain cantik, maknanya juga berkaitan dengan semangat dan spirit Pangandaran Hebat,” tulis Jeje.

Baca juga: Perobohan Patung Ikan Pangandaran Dikritik Seniman Nasional

Pegiat pariwisata Edi Rusmiadi mengapresiasi upaya Pemkab Pangandaran mengganti tugu yang menjadi ikon daerah tersebut. Pasalnya, menurut Edi, patung ikan yang lama dibangun oleh pihak ketiga, yakni perusahaan rokok.

“Warga Pangandaran juga tentunya sekarang harus lebih bangga karena tugu yang baru dibangun dengan uang APBD,” ujar Edi yang merupakan Ketua Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kab. Pangandaran.

Namun begitu, Edi juga sepakat, jika dari awal pemerintah tahu itu karya seniman Nyoman Nuarta, idealnya sang seniman diberi tahu. Tanggung jawab moral tersebut, kata dia, juga bisa dilakukan perusahaan yang menjadi sponsor pembuatan patung tersebut.

“Itu memang bagian dari sejarah Kab. Pangandaran. Sebetulnya bisa juga dipindahkan, toh itu terbuat dari fiber glass,” kata Edi.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Musik adalah salah satu media paling ampuh untuk menyampaikan pesan kepada semua kalangan masyarakat. Media musik… baca selengkapnya

Kiprah

Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Kabupaten Pangandaran resmi terbentuk. Kepengurusan HAPMI terpilih setelah puluhan… baca selengkapnya

Infotorial

Komunitas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh, bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Purbahayu, menggelar… baca selengkapnya

Top