Topik: Pendidikan

Siswa Multikultural 13 Provinsi Beri Kado Sumpah Pemuda untuk Pangandaran

  • Rabu, 25 Oktober 2017 - 19:18
  • Andi Nurroni
  • dibaca 149 kali
  • Comment

Siswa-siswi multikutural SMK Bakti Karya. Foto: SMK Bakti Karya

Pangandaran, SPC – Siswa-siswi program kelas multikultural SMK Bakti Karya dari 13 provinsi akan menyuguhkan pertunjukan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017 di Pangandaran. Kegiatan diselenggarakan Komunitas Belajar Sabalad, kelompok pemuda yang menginisiasi SMK Bakti Karya dan program kelas multikultural.

Para siswa berasal dari Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Maluku, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Mereka akan berorasi menggunakan bahasa lokal masing-masing dan ditutup dengan bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Inilah cara Komunitas Belajar Sabalad yang bekerjasama dengan SMK Bakti Karya Parigi dalam rangka memperkuat pemahaman dalam memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober.

Ai Nurhidayat, pendiri sabalad dan inisiator Kelas Multikultural menuturkan latar belakang acara ini. “Banyak orang yang salah memahami, seakan akan kita harus berbahasa satu, padahal sumpah pemuda menyatakan bahwa kita menjunjung bahasa persatuan. bahasa Ibu jangan dilupakan.” ungkapnya.

Ide ini menjadi bagian dari harapan SMK Bakti Karya Parigi dalam menyelenggarakan pendidikan multikultur. Kita ingin pendidikan di Indonesia mengamalkan multikulturalisme. Sebuah paham terbuka atas perbedaan, mengapresiasi perbedaan, memberi tempat untuk yang berbeda dan melindungi yang berbeda.

Acara ini dimulai dengan diskusi tentang Desa, kebetulan ada kunjungan dari pegiat desa Kabupaten Kuningan, ada juga kawan-kawan mahasiswa dari Semarang dan Jakarta. Kita akan diskusi bersama mereka sambil diselingi tiga pertunjukan teater dan penyampaian orasi dengan berbagai bahasa daerah.

Acara ini akan ditutup dengan Orasi Budaya dari beberapa tokoh pemuda. Rangkaian acara ini bakal di gelar di halaman Saung Sabalad yang berlokasi di Dusun Cikubang, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kab. Pangandaran pada pukul 13.00 WIB.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top