Topik: Ekonomi

Stop Kebocoran Pajak Hotel, Bupati Bentuk Tim Khusus

  • Jumat, 11 Agustus 2017 - 09:48
  • Admin
  • dibaca 317 kali
  • Comment

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengukuhkan Tim Khusus Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Hotel da Restoran, Kamis (10/9/2017). IR/SPC

Parigi, SPC- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membentuk tim khusus intensifikasi dan ekstensifikasi pajak hotel dan restoran. Tim ini dibentuk untuk menekan indikasi kebocoran pajak hotel dan restoran yang terjadi selama ini.

Tim khusus yang terdiri dari perwakilan SKPD ini dilantik di aula Gedung Sekretariat Daerah, Kamis (10/8/2017). Dalam sambutanya, Jeje menyampaikan, dibentuknya tim khusus intensifikasi dan ekstensifikasi pajak hotel dan restoran dikarenakan pendapatan riil dari dua sektor tersebut masih sangat jauh dengan potensi yang ada.

“Saya pribadi mengkaji itu, situasinya perlu adanya penanganan khusus,” ujar Jeje kepada media.

Menurutnya, persoalan dalam isu ini mencakup dua aspek, yaitu persoalan di dalam dan persoalan di luar. Persoalan, kata dia, lebih di dominasi dari luar, terutama rencahnya kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak.

“Walaupun ada beberapa hal didalam ada beberapa persoalan yang saya fahami betul, tetapi dominasinya di luar,” tuturnya.

Dikatakanya, tim khusus intensifikasi dan ekstensifikasi pajak hotel dan restoran yang sudah dikukuhkan merupakan orang-orang terpilih yang berasal dari lintas kepentingan dan lintas SKPD. Oleh karena itu, diharapkan tim tersebut bisa bekerjasama dengan baik.

Apabila dipandang perlu, kata dia, tim khusus intensifikasi dan ekstensifikasi pajak hotel dan restoran dapat melakukan langkah-langkah tegas dalam rangka menegakan peraturan daerah.

“Kalau perlu saya persilahkan bekerjsama dengan pihak-pihak lain atau pihak berwenang. Saya sebagai Bupati akan mem-backup itu apapun resikonya, jadi tidak usah ragu jalankan tugas dengan baik,” ungkapnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar mengatakan, langkah Bupati membentum tim tersebut merupakan penguatan agar petugas pajak lebih kuat karena bertanggungjawab langsung kepada bupati.

“Yang tadinya hanya sampai tingkatan eselon II, tim ini langsung bertanggungjawab ke bupati, tapi tetap masih dibawah koordinasi badan keuangan karena pajak ini mekanisme,” ungkapnya.

Tim khusus intensifikasi dan ekstensifikasi pajak hotel dan restoran memiliki sejumlah tugas, yakni merencanakan dan menyusun jadwal kegiatan, memantau, menggali, dan mencatat data potensi pajak hotel dan pajak restoran, serta membina dan memberikan arahan kepada para pengusaha hotel/penginapan dan pengusaha restoran yang belum menjadi wajib pajak.

Selain itu, tim ini juga bertugas membantu wajib pajak dalam membuat penetapan dan pelaporan besaran pajak hotel dan pajak restoran, melakukan penagihan kepada wajib pajak hotel dan pajak restoran yang belum/tidak melakukan kewajiban penyetoran, serta melaporkan hasil kegiatan-kegiatan tersebut kepada Bupati.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

AIDS Healthcare Foundation (AHF) Indonesia menggelar kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS melalui pertunjukkan musik  Punk di… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Komunitas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh, bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Purbahayu, menggelar… baca selengkapnya

Top