Topik: Wisman

Turis Asing ke Pangandaran Bergeliat, Ini Negara Asal Mereka

  • Senin, 21 Agustus 2017 - 21:29
  • Admin
  • dibaca 397 kali
  • Comment

Jedidja (44), turis Belanda tampak antusias melihat karnaval Agustusan di Pangandaran. Andi Nurroni/SPC.

Pangandaran, SPC – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kab. Pangandaran melaporkan tahun 2017 ini ada fenomena peningkatakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pangandaran dibandingkan 2016 lalu.

Ketua HPI Kab. Pangandaran Tedi Koswara menyampaikan, kebanyakan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pangandaran berasal dari Belgia dan Belanda. Para pelancong asing tersebut, kata dia, berkunjung ke Pangandaran melalui agen-agen wisata.

“Kebanyakan menggunakan jasa travel agent, yang backpacker juga ada sih beberapa,” tuturnya.

Biasanya, kata dia, para wisatawan mancanegara tersebut mengunjungi objek wisata Cagar Alam Pangandaran dan objek wisata Green Canyon. Karena, kata dia, dua objek wisata tersebur merupakan objek wisata favorit turis asing.

“Trip favorit mereka itu wisata alam, Green Canyon dan Cagar alam. Tapi sekarang ke Cagar alam sedikit menurun karena harga tiket yang sangat tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap, pihak Perhutani kembali menerapkan harga awal tiket masuk ke Cagar alam, sehingga kunjungan wisatawan mancanegara kembali meningkat.

“Jangan samakan dengan Bromo, kalau Bromo harga segitu karena sebagai tujuan. Nah, kalau kita kan hanya daerah lintasan saja,” tuturnya.

Dikatakanya, indikator yang menandakan adanya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke Pangandaran adalah bertambahnya jumlah travel agent yang masuk.

“Biasanya hanya satu travel agent saja, sekarang nambah satu. Dalam satu bulan mereka bisa tiga kali trip ke Pangandaran, tahun lalu paling sekali,” ungkapnya.

Dirinya mengakui, hingga saat ini belum memiliki data yang bisa dijadikan rujukan naik turunya tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Pangandaran. Pihaknya baru sebatas melihat agensi perjalanan yang masuk saja.

“Kita belum punya sekertariat, jadi data pastinya berapa kita belum memiliki. Kedepan kita akan benahi ini, agar data wisatawan mancanegara terdata dengan valid,” ujarnya.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Organisasi internasional AIDS Healthcare Foundation (AHF) turut memeriahkan ajang “2nd Pangandaran Triathlon” yang digelar di kawasan… baca selengkapnya

Kiprah

Oejeng Soewargana (baca: Uyeng Suwargana) adalah seorang tokoh Pasundan terkemuka pada dekade-dekade pergolakan kemerdekaan Indoensia. Di… baca selengkapnya

Infotorial

Puluhan atlet peserta ajang “2nd Pangandaran Triathlon” dari berbagai daerah telah hadir di Pangandaran untuk mempersiapkan… baca selengkapnya

Top