Wabup Kesal Para Kepala Dinas Absen Sidang Bahas APBD

  • Tuesday, 26 July 2016 - 21:23
  • Andi Nurroni
  • dibaca 483 kali
  • Comment
Kursi para pimpinan OPD tampak kosong dalam sidang Paripurna DPRD Pangandaran, Selasa (26/7). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Kursi para pimpinan OPD tampak kosong dalam sidang Paripurna DPRD Pangandaran, Selasa (26/7). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Cijulang, SwaraPangandaran.Com – Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari secara verbal mengekspresikan kekesalannya saat mengikuti Sidang Paripurna DPRD Pangandaran di Islamic Center Cijulang, Selasa (26/7).

Adang kesal karena sebagaian besar pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) atau lembaga-lembaga pemerintahan absen di sidang tersebut.

Padahal, sidang kali ini menyangkut hal-hal penting, mulai dari pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga Raperda Kebijakan Umum APBD (KUA)-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang terkait dengan APBD.

“Saya memohon maaf kepada peserta sidang dan saya merasa malu sebagai pimpinan. Apa mereka tidak menghargai saya?” ujar Adang di hadapan para anggota DPRD.

Sidang membahas sejumlah rancangan peraturan daerah penting tersebut dimulai sejak pukul 09.00. Mulanya, hampir seluruh pimpinan OPD hadir ketika Bupati Jeje Wiradinata mengikuti sidang pada pagi hari.

Namun seusai istirahat siang dan Bupati meninggalkan sidang, hanya tersisa dua pimpinan OPD saja. Atas permintaan peserta, sidang pun ditunda 45 menit untuk menghubungi para pimpinan OPD.

Sayangnya, meski telah ditunda, hanya beberapa saja pimpinan OPD yang hadir di ruang sidang. Kondisi ini diakui Wabup menjadi catatan penting.

“Saya perintahkan Sekda memberikan peringatan pertama secara tertulis. Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi nanti,” ujar Wabup seusai sidang.

Sekretaris Daerah Mahmud menyampaikan, sebagian pimpinan OPD memang tidak bisa hadir karena menjalankan tugas ke luar daerah. Namun ia menyayangkan, mereka yang diamanhi tugas sebagian tidak mengutus perwakilan mereka untuk menghadiri sidang.

“Selebihnya memang ada yang tanpa keterangan,” ujar Mahmud.

Editor: Andi Nurroni

Peduli HIV/AIDS Bersama AHF

Musik adalah salah satu media paling ampuh untuk menyampaikan pesan kepada semua kalangan masyarakat. Media musik… baca selengkapnya

Kiprah

Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Kabupaten Pangandaran resmi terbentuk. Kepengurusan HAPMI terpilih setelah puluhan… baca selengkapnya

Infotorial

Komunitas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Galuh, bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Purbahayu, menggelar… baca selengkapnya

Top