14 hari selesai Isolasi, 3 hari test Swab keluar Positif Covid 19

0
747

PANGANDARAN.(SPC) – Seorang pemudik asal Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran dinyatakan positif Covid-19. Setelah selesai mengikuti isolasi selama 14 hari, Hal tersebut dibuktikan dari hasil Swab Covid-19, pasien langsung dibawa ke Rumah Sakit Pandega untuk menjalani perawatn diruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Kabupaten Pangandaran. Sabtu, 23/05/2020.

Jeje mengatakan, ada satu orang pemudik dari Jakarta yang telah selesai melakukan isolasi tetapi dari hasil test swab Positif Covid 19.”Pasien tersebut baru tiga hari selesai menjalankan isolasi ditempat khusus selama 14 hari dinyatakan positif virus corona Covid-19,” Ungkapnya.

Dikatakannya, Dirinya mengaku kecolongan, karena Pasien sudah selesai mengikuti isolasi 14 hari dan sudah tiga hari diperbolehkan keluar dari tempat isolasi khusus.

”hasil Swab nya agak lambat harus nunggu tiga hari sehingga yang bersangkutan sudah keluar dari tempat khusus isolasi, Makanya kita harus hati-hati dengan pemudik apalagi berasal dari daerah zona merah,” Tuturnya.

Lanjit Jeje, Yang bersangkutan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan untuk antisipasi langsung dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk menjalani perawatan di ruang isolasi.”keluarganya langsung mengikuti prosedur, kita karantina kan kemudian dilakukan Rapid Test dan Swab,” sambungnya.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran, drg Yani Achmad Marzuki mengatakan, Sebelumnya pihaknya telah melakukan Rapid Test dan Swab kepada pemudik yang mengikuti dan menjalani isolasi ditempat khusus.

”Dari hasil pemeriksaan kesehatan Rapid Test dan Swab secara acak, ada satu pemudik yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dirinya pulang kekeluarga,” ungkapnya.

Dikataknnya, Pihaknya langsung melakukan penjemputan pemudik yang dinyatakan Positif Covid 19.” Kita langsung jemput menggunaan kendaraan unit ambulan dan petugas lengkap dengan APD dan di bawa ke ruang isolasi RSUD Pandega untuk menjalani perawatan,” Tuturnya.

Lanjut Yani Pihaknya juga akan melakukan tracking dan karantina kepada keluarganya untuk di Rapid Test dan Swab.”Keluarganya juga kita karantina dan silakukan pemeriksaan untuk mencegah penularan,” Sambungnya. (Rosihan Anwar).