230 Kader GP Ansor dan Banser Pangandaran Jalani Latihan

0
1344
GP Ansor dan Banser Pangandaran menggelar pelatihan di Lapangan Wonoharjo, Jumat (4/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)
GP Ansor dan Banser Pangandaran menggelar pelatihan di Lapangan Wonoharjo, Jumat (4/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)
GP Ansor dan Banser Pangandaran menggelar pelatihan di Lapangan Wonoharjo, Jumat (4/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) berserta sayap paramiliternya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), menjalani pelatihan bersama di Lapangan Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, mulai Jumat (4/3).

Pelatihan ini sekaligus menandai proses pemekaran GP Ansor Pangandaran, yang sebelumnya berada di bawah GP Ansor Ciamis. Secara resmi, kegiatan terbagi dua, yakni “Pelatihan Kader Dasar” bagi anggota GP Ansor dan “Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar)” bagi pasukan Banser.

Tercatat, 230 pemuda mengikuti kegiatan ini, yakni 50 kader GP Ansor dan 180 anggota Banser. Ketua Pelaksana Maskuri Sudrajat menyampaikan, para pemuda di rekrut dari kalangan santri serta para pemuda dari 10 kecamatan di Pangandaran.

Menurut Maskuri, kegiatan dilangsungkan mulai 4 Maret hingga 6 Maret. Selain di Lapangan Wonoharjo, kata dia, pelatihan juga digelar di Pantai Batuhiu, Kecamatan Parigi.

“Kegiatan ini merupakan kaderisasi untuk memberikan bekal ideologi bagi kader Ansor maupun Banser. Kami menanamkan ideologi  ahlusunah wal jamaah kepada para kader sebagai nilai-nilai luhur yang kita pegang,” ujar Maskuri dijumpai di Lapangan Wonoharjo.

Menurut Maskuri, sebagai badan otonom Nahdlathul Ulama (NU), GP Ansor Pangandaran berkomitmen untuk membentengi masyarakat dari berbagai bentuk paham dan gerakan radikal.

Berkenaan dengan posisi Kabupeten Pangandaran sebagai destinasi wisata, GP Ansor dan Banser juga berkomitmen untuk menjaga Pangandaran tetap kondusif, termasuk menjaga multikulturalisme di Pangandaran.

“Caranya, kami lakukan dengan pendekatan pengajian, kajian, juga budaya,” kata Maskuri.

Setelah agenda pelatihan ini, menurut Maskuri, dalam beberapa bulan ke depan, GP Ansor Pangandaran akan menggelar Konfrensi Cabang (Konfercab) pertama.

Melalui Konfercab, kata dia, GP Ansor akan memiliki kepengurusan secara definitif. Sementara ini, menurut Maskuri, kepengurusan hanya dijabat penanggung jawab sementara (care taker).