80 Persen Guru PNS Pangandaran Pensiun Massal hingga 2018

0
1388
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berbicara dalam Konfrensi Kerja PGRI Kabupaten Pangandaran, Minggu (20/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berbicada dalam Konfrensi Kerja PGRI Kabupaten Pangandaran, Minggu (20/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berbicara dalam Konfrensi Kerja PGRI Kabupaten Pangandaran, Minggu (20/3). (Andi Nurroni/SwaraPangandaran.Com)

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Para guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pangandaran akan memasuki masa pensiun secara massal dalam beberapa tahun ke depan.

Guru yang mengalami pensiun massal ini merupakan pengajar yang diangkat sebagai PNS secara serentak melalui instruksi presiden (inpres) pada tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an.

Iklan

Ketua PGRI Kabupaten Pangandaran Syafrudin melaporkan, saat ini, guru PNS di Kabupaten Pangandaran berjumlah sekitar 3500 orang.

“Dari jumlah itu, tahun 2018 akan habis pensiun, sekitar 80 persen,” kata Syafrudin kepada wartawan seusai pembukaan Konfrensi Kerja II PGRI Kabupaten Pangandaran di Hotel Sinar Rahayu II, kawasan wisata Pantai Barat, Minggu (20/3).

Syafrudin menggambarkan, tahun ini, guru PNS di Kabupaten Pangandaran yang akan memasuki masa pensiun sebanyak 150 orang. Menurut dia, ancaman kelangkaan guru pada 2018, bukan hanya terjadi di Pangandaran, tetapi di seluruh Indonesia.

Ia berharap, pemerintah bisa membuka rekrutmen sebesar-besarnya tenaga guru PNS agar keberlangsungan belajar-mengajar tidak terganggu.

Hadir membuka kegiatan, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, tahun ini, Pemkab Pangandaran mengajukan penambahan PNS, terutama untuk tiga bidang. Ketiga bidang tersebut adalah tenaga medis untuk rumah sakit daerah yang akan didirikanan, guru, serta akuntan.

Iklan