Akibat Banjir Sampah Penuhi Pantai

0
1154
sampah berserakan
Tumpukan sampah akibat banjir yang menimpa sebagian besar wilayah Pangandaran. (AN)

Banjir yang menimpa sebagian besar wilayah Pangandaran menyisihkan masalah lanjutan. Pantai barat Pangandaran diantaranya dipenuhi sampah yang menepi akibat bawaan banjir sehari sebelumnya.

Melihat kondisi itu, pemerintah segera benrtindak. Akan tetapi volume sampah yang besar membuat aparat kewalahan. Sampah yang jika dikumpulkan mencapai berat tonan itu hingga Senin (10/10) belum tertangani. Kondisi bahkan dikeluhakan secara terbuka oleh Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran.

Ketua Balawista Dodo Taryana menyampaikan, limbah-limbah berat, seperti dahan kayu berpotensi melukai pengunjung yang berenang. Selain itu, kata Dodo, sampah juga menghambat mobilitas timnya dalam bertugas.

Sampah yang didominasi batang dan dahan pohon serta limbah rumah tangga terbawa oleh derasnya aliran beberapa sungai yang bermuara di Teluk Pangandaran dan Teluk Parigi. Sementara itu penanganan di lakukan hanya di beberapa titik saja.

“Gerak mobil patroli terhambat, terus jetski juga sangat berisiko jika air dipenuhi sampah. Satu jetski kami rusak karena popok bayi tersedot ke dalam,” kata Dodo dijumpai di kantornya, Minggu (9/10).

Staf Balawista Asep Kusdinar menambahkan, selama ini petugas pemerintah belum berbuat banyak menangani sampah-sampah di pantai. Bahkan, kata Asep, ketidakjelasan tupoksi membuat instansi pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab menjadi abai.

Diakui Kepala Dinas PU, Perhubungan dan Kominfo Dadang Dimyati, selama ini bidang kebersihan memang seolah menjadi tempelan di lembaganya. Minimnya anggaran dan personel, kata Dadang, membuat kinerja Bidang Kebersihan terbatas.

Namun begitu, Dadang memastikan, ke depan kinerja Bidang Kebersihan akan lebih baik. Pasalnya, ia menjelaskan, Bidang Kebersihan akan disatukan dengan Dinas Lingkungan Hidup, lembaga baru yang akan dibentuk.

Perubahan formasi kelembagaan seperti disampaikan Dadang diharapkan banyak pihak akan menjawab problem sampah yang selama ini seperti terabaikan. Akan tetapi rotasi pejabat menambah ketidakpastian penanganan di lapangan.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Surya Darma membenarkan, ke depan, Bidang Kebersihan dan Bidang Pertamanan akan disatukan di bawah Dinas Lingkungan Hidup. Meski begitu, Surya mengaku belum bisa berbicara banyak bagaimana program yang akan dijalankan dinas tersebut di sektor pengelolaan sampah.

“Saya kan belum tentu memimpin Dinas Lingkungan Hidup. Tapi saya harap, untuk urusan sampah pantai, akan ada penguatan sarana dan personel,” ujar Surya, Senin (10/10).

Dari sisi sarana, ia berharap lebih banyak tempat sampah di pantai, lebih banyak mobi pengangkut sampah dan fasilitas pengelolaan akhir sampah yang memadai.