Bawaslu Temukan WNA di Pangandaran Masuk Dalam DPT

0
635
Gambar KTP WNA yang masuk dalam DPT Kab. Pangandaran.

Parigi, SPC – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menemukan Warga Negara Asing (WNA) terdaftar di DPT.

Padahal, merujuk Undang Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang berhak tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah Warga Negara Indonesia (WNA).

Kuat dugaan, hal ini merupakan kelalaian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran dalam menentukan DPT.

“Kemarin kami temukan satu WNA yang terdaftar DPT, tepatnya di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran,” ujar Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni kepada SPC, Jumat (01/03).

Bawaslu sendiri, lanjut dia, sudah memerintahkan jajaran dibawahnya untuk mengidentifikasikan lebih lanjut temuan tersebut.

“Kami juga sudah berkomunikasi secara langsung dengan KPU supaya segera melakukan koreksi,” ujarnya.

Menurutnya, di Kabupaten Pangandaran berpotensi tinggi kasus penemuan WNA masuk dalam DPT.

“Pangandaran ini kan daerah wisata, tidak sedikit juga warga Pangandaran yang menikah dengan WNA,” ujarnya.

Laporan sementara dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran, kata Uri, ada sebanyak 36 WNA tercatat bermukim di Kabupaten Pangandaran