BI-Kadin Orbitkan Kopi Pangandaran

0
250

Pangandaran, SPC – Bank Indonesia (BI) memberikan dukungan terhadap pengembangan industri kopi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Kopi Pangandaran dianggap memiliki potensi tinggi, baik dari sisi bisnis maupun pemberdayaan.

Manajer Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya Yusi Yuliana menyampaikan, pihaknya ingin menjadikan kopi sebagai bagian dari ikon pariwisata Pangandaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, menurut Yusi, pihak BI akan memberikan sejumlah dukungan.

“Intervensi kami di pendampingan, pelatihan hingga pemasaran. Salah satu yang dibutuhkan adalah peningkatan produktivitas,” kata Yusi dijumpai usai menggelar dialog dengan para pelaku usaha kopi di Pangandaran, Kamis (16/5/2019).

Setelah peningkatan produktivitas, menurut Yusi, selanjutnya adalah dukungan terhadap pasar. Dukungan pemasaran, kata dia, salah satunya melalui penyertaan di ajang-ajang pameran.

Untuk penguatan industri kopi di Pangandaran, menurut Yusi, pihaknya akan medatangkan pelatih dan mentor dari pelaku industri kopi Malabar Bandung.

Ketua Kadin Kabupaten Pangandaran Teddy Sonjaya mengapresiasi langkah BI turut memajukan industri kopi Pangandaran. Mengutip data Dinas Pertanian Kabuaten Pangandaran, menurut Teddy, total lahan kopi di Pangandaran seluas 615 hektar.

Sementara kopi yang dihasilkan, kata dia, mencapai 205 ton per tahun. Sayang, menurut Teddy, dari jumlah teraebut, hanya sebagian kecil saja yang di-branding sebagai Kopi Pangandaran.

“Kita juga akan dorong, Kopi Pangandaran bisa jadi salah satu menu hidngan di hotel-hotel yang ada di Kabuoaten Pangandaran,” ujar Teddy.