Bupati Temui Nyoman Nuarta, Ini Perbincangan Mereka

0
1483
Suasana pertemuan Bupati dan Nyoman Nuarta di Bandung, Kamis (13/7/2017). Foto: Undang Sudrajat
Suasana pertemuan Bupati dan Nyoman Nuarta di Bandung, Kamis (13/7/2017). Foto: Undang Sudrajat

Bandung, SwaraPangandaran.Com – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menemui perupa I Nyoman Nuarta di Bandung, Kamis (13/7/2017). Kedatangan Jeje tak lain untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Nuarta atas insiden pembongkaran Patung Ikan karya sang seniman di Kab. Pangandaran.

Jeje dan beberapa orang dekatnya diterima Nuarta sekitar pukul 09.00 di ruang VIP Museum Seni Nu Art milik Nuarta di kawasan Setra Duta Bandung. Selain Nuarta, hadir pula seniman Tisna Sanjaya, Jim Supangkat serta sejumlah seniman lainnya.

Iklan

Melalui pesan tertulis yang diterima wartawan, Bupati Jeje menuturkan, dirinya menyampaikan kronologi perbohan patung ikan tersebut kepada Nuarta. Menurut Jeje, hal itu, semata dikarenakan ketidaktahuan bahwa patung yang dibangun dekade 80-an itu karya perupa besar tanah air.

Patung ikan yang sebelumnya tidak diketahui asal-usul pembuatnya tersebut, kata Jeje, rencananya akan digantikan tugu baru yang dirancang sebagai ikon baru daerah.

“Saya menyampaikan permohonan maaf, dan Pak Nyoman pun memahami kekhilafan saya dan memaafkan,” ujar Jeje.

Menurut Jeje, Nuarta sendiri mengaku sempat lupa pernah membangun patung tersebut. Dia lantas terkejut begitu tahu patung tersebut dihancurkan.

 

Bupati Jeje, Nyoman Nuarta dan sejumlah seniman berfoto di depan proyek patung Garuda Wisnu Kencana. Foto: Undang Sudrajat.

“Sisa patung kemarin kita kumpulkan, Pak Nyoman menyebut akan dibuat ulang untuk disimpan di museum seni miliknya,” kata Jeje.

Menurut Jeje, Nuarta mengapresiasi semangat Pemkab Pangandaran yang tengah melakukan penataan kawasan di Pangandaran. Nuarta, kata Jeje, melihat Pangandaran punya potensi untuk berkembang seperti Bali.

“Kami diminta untuk menata infrastruktur, terutama penataan PKL. Pak Nyoman mengapresiasi upaya Pemkab Langandaran merelokasi PKL,” kata Jeje.

Jeje juga menyampaikan, seniman Tisna Sanjaya menyambut baik pertemuan tersebut. Tisna, kata Jeje, berharap Pangandaran lebih maju dan menggelar ajang-ajang budaya dengan melibatkan seluruh pihak.

“Pak Nyoman maupun Pak Tisna siap membantu pemikiran untuk memajukan Pangandaran,” ujar Jeje.

Bupati Jeje melaporkan, usai pertemuan, ia dan rombongan diajak berkeliling museum dan bengkel kerja Nuarta yang luasanya mencapai tiga hektare tersebut. Jeje mengaku terkesan dengan keramahan sang Perupa, termasuk memberikan jamuan makan.

Iklan