Diduga KPU Kurang Koordinasi, Danramil Pangandaran Kesal

0
394

Pangandaran, SPC- Sortir dan Lipat (Sorlip) surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 disoal TNI setempat. Pasalnya, kegiatan yang berlangsung selama 10 hari di Islamic Center (IC) Pangandaran ini diduga tanpa koordinasi dengan TNI dan Kecamatan.

Menurut Komandan Koramil 1320 Pangandaran Mayor Inf Ikeu Masrika, sejak kedatangan surat suara ke IC Pangandaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran tidak berkoordinasi.

“Ini kan sifatnya tertutup, jangan sampai menimbulkan stigma negatif atau suudzan dari pihak pihak tertentu,” ujar Ikeu melalui sambungan telpon, Jumat (8/2).

Apalagi kata Ikeu, Sorlip surat suara ini dilaksanakan di IC Pangandaran yang notabene letaknya persis ada dibelakang kantor Koramil 1320 Pangandaran.

“Ya minimal ngasih tau lah sebelumnya kalau mau ada kegiatan sorlip di IC Pangandaran, Kan kalau terjadi sesuatu yang tidak di inginkan kami juga yang disalahkan,” papar Ikeu.

Kalaupun tidak boleh masuk, ucap ia, setidaknya TNI bisa melakukan monitoring dan turut menjaga kegiatan yang menyangkut dengan pesta demokrasi negara.

“Kalau memang tidak butuh sama TNI ya nggak apa-apa, tapi kan adab dengan sesama manusia harus dipakai, kan bahasa nggak harus beli,” imbuh Ikeu.

Hingga berita ini ditulis, ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin masih belum berhasil dihubungi.