DPRD Pangandaran Minta Pemda Kaji Pemindahan Lokasi Terminal Pangandaran

0
29

Pangandaran, SPC – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran M Taufiq Martin mengatakan pemerintah harus memiliki kajian terlebih dahulu sebelum memindahkan Terminal Pangandaran. “Khususnya soal lokasi baru terminal nantinya.

Jangan sampai lokasi yang nanti disediakan malah membuat sulit calon penumpang ataupun pengusaha kendaran,” kata Martin

Selama ini masyarakat, menurut dia, sudah terbiasa naik kendaraan umum dari Terminal C di Cijulang dan Terminal Tipe B di Pangandaran.

“Nah apakah nanti tidak akan berpengaruh tuh ke terminal tipe C di Cijulang, kalau Terminal Tipe B atau nantinya jadi tipe A dipindahkan ke Cijulang. Ini harus jadi bahan pertimbangan,” kata dia.

Menurutnya, Terminal Pangandaran lebih baik tidak jauh dari lokasi terminal lama, karena secara tidak langsung lokasi terminal lama menjadi penopang wisata Pangandaran. “Karena lokasinya yang tidak jauh dengan objek wisata Pangandaran, yang notabenenya lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi,” terangnya.

Pemerintah juga harus mau menerima masukan dari semua pihak, termasuk dari masyarakat pengguna moda transportasi darat, soal penetapan lokasi terminal baru. “Terutama masukan dari masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

Salah seorang warga Jamaludin (34) justru lebih setuju jika Terminal Pangandaran dipindahkan ke Cijulang. “Trayeknya kan tetap lewat ke Parigi, Sidamulih ke Pangandaran lalu Kalipucang,” jelasnya. Me­nurut dia, trayek yang menuju selatan juga akan lebih terakomodir, jika Terminal Pangandaran dipindah ke Cijulang.

Sebelumnya, Kepala Koordinator Terminal Pangandaran Dadan Hamdani mengaku mendengar rencana pemindahan Terminal Pangandaran. Namun untuk waktu perealisasiannya, dia belum mengetahuinya.

“Anggarannya sekitar Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar. Itu estimasinya,” kata Dadan Hamdani.

Dia menilai kondisi Terminal Pangandaran saat ini memang pantas untuk dikembangkan. “Fasilitasnya perlu ditingkatkan, mulai dari tempat duduk dan lain-lain,” ujarnya. Soal adanya wacana bahwa lokasi terminal baru nanti di Cijulang, menurutnya, itu akan berdampak pada terminal tipe C Cijulang.

Termasuk soal pendapatan asli daerah (PAD) yang didapatkan dari Terminal Cijulang. “Nanti akan terjadi semacam tumpang tindih. Dikhawatirkannya bisa sampai ’mati’,” ujarnya.