Galang Wakaf Sandal untuk Masjid, Warga Pangandaran Banjir Dukungan

0
392

Pangandaran – Yan Yan Yuliana (37), warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menginisiasi program wakaf sandal untuk masjid-masjid. Aksi sosial unik ini mendapat dukungan banyak pihak.

Yan Yan menceritakan, inisiatif membuat gerakan wakaf sandal dilatarbelakangi pengalaman pribadinya. Saat berpergian, pengusaha jasa fotografi ini mengaku sering susah mengambil wudhu karena tak ada sandal di masjid.

“Dari situ kepikiran untuk mengajak orang mewakafkan sandal untuk masjid,” kata Yan Yan kepada SPC, Jumat (10/5/2019).

Ketika mulai mengampanyekan program ini 1 Mei lalu, Yan Yan menyebut menargetkan pengumpulan 1.000 pasang sandal selama bulan Ramadhan. Di luar dugaan, kata dia, baru 10 hari, donasi sandal sudah mencapai 1.100 pasang.

Jumlah tersebut, menurut Yan Yan berasal dari titipan hampir 50 orang. Para dermawan, kata dia, menitipkan mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 1 juta.

Dalam aksi sosialnya, Yan Yan memudahkan para calon pemberi wakaf dengan opsi menitipkan uang alih-alih sandal. Untuk satu pasang sandal, Yan Yan membuka donasi Rp 10 ribu.

Sebenarnya, menurut Yan Yan, harga sepasang sandal tidak sampai Rp 10 ribu. Uang kelebihan pembelian sandal, Yan Yan menyampaikan, disumbangkan dalam bentuk lain.

“Ada masjid yang minta sajadah, ada yang minta mikrofon, sebagian untuk dhuafa,” kata ayah tiga anak ini.

Dalam sepuluh hari, menurut Yan Yan, pihaknya telah menyerahkan titipan wakaf sandal untuk 20 masjid yang tersebar di Kabupaten Pangandaran. Setiap masjid, kata dia, mendapat 10 sampai 20 pasang sandal.

“Insyaallah program ini tak cuma saat bulan puasa. Setelah puasa pun, kalau berpergian, saya akan sempatkan membawa sandal untuk masjid,” kata Yan Yan.