ICT Center Pangandaran Gelar Rapat Tahunan

0
247
Suasana Rapat Tahunan ICT Center Kabupaten Pangandaran.

Parigi, SPC – ICT Center Kabupaten Pangandaran, Lembaga Perkumpulan Operator TIK SMA dan SMK Negeri/Swasta se-Kabupaten Pangandaran menggelar rapat akhir tahun, 23-24 Desember lalu. Rapat digelar di dua tempat, yaknj di SMK Bakti Karya Parigi dan Pepedan Hill.

Hari pertama kegiatan dimulai dengan pembagian dokumen DNS (data nominatif sementara) peserta ujian nasional oleh Cepi Supriatna (fasilitator Provinsi) dan Ari Permana Nuryadin (operator kabupaten).

“Ini adalah data sementara peserta ujian nasional, bagi operator sekolah, data tersebut silahkan divalidasi lagi bersama panitia ujian nasional di sekolah masing-masing. Jika terdapat data yang tidak sesuai, misal salah penulisan nama peserta ujian nasional, segera diperbaiki sesuai dengan prosedur dan kabarkan kepada kami, supaya kami bisa proses sebelum nanti terbit DNT (data nominatif tetap) peserta ujian nasional.” Kata Cepi sebelum membagikan dokumen DNS.

Ketua ICT Center Kabupaten Pangandaran Dede Rohyana dalam pidatonya mengatakan, kepengurusan ICT Center Kabupaten Pangandaran bulan ini telah berakhir. Oleh karena itu, menurut Dede, perlu dipilih kembali Ketua ICT Center sekaligus pembentukan struktur baru untuk dua tahun ke depan.

Namun sebelum pemilihan, terlebih dahulu Dede memaparkan laporan kegiatan dan capaian selama tahun 2018. Setelahnya, digelar pemilihan Ketua ICT Center serta pembentukan struktural baru.

Dalam pemilihan yang digelar secara demokratis tersebut, Dede kembali terpilih menjadi Ketua ICT Center Kab. Pangandaran periode 2019/2020.

“Terimakasih kepada kawan-kawan operator yang kembali mempercayakan posisi Ketua ICT Center ini kepada saya. Program saya di tahun 2019 adalah memastikan kualitas data sekolah di setiap sekolah yang tergabung pada lembaga ICT Center ini baik. Ini penting karena dengan kualitas data yang baik maka, akan memudahkan sekolah dalam kegiatannya.

Sesi akhir diisi Dedi Supriatna (operator SMK Bakti Karya Parigi). Dedi memaparkan gagasannya untuk ICT Center ke depan.

“Operator Sekolah tidak hanya mengurusi urusan struktural saja. Operator Sekolah juga harus terlibat aktif dalam kegiatan edukatif.” Kata Dedi.

Ia juga menambahkan, ICT. Center harus mulai membuat konten dan kegiatan literasi. Sebagai sebuah lembaga, menurut Dedi, ICT Center juga harus dirasakan keberadaannya oleh sekolah yang operatornya tergabung di ICT Center ini.

“Dari itu saya usulkan program ICT Center Kab. Pangandaran Goes to School. Kita juga harus bangun sinergitas dengan lembaga-lembaga lainnya, seperti Dinas Pendidikan, Kantor Cabang Dinas Wilayah XIII dll. Ke dapan lembaga ini harus menjadi lembaga central informasi khususnya dunia pendidikan di Pangandaran,” ujar Dedi.

Hari kedua diisi dengan kegiatan Kemah Bahagia dan diakhiri dengan bakti sosial di lingkungan objek wisata Pepedan Hill.

Kegiatan ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh ICT Center Kabupaten Pangandaran serta didukung penuh oleh MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA & K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) SMK Kabupaten Pangandaran.