Mojang-Jajaka Pangandaran Didorong Jadi Duta Wisata

0
242

Pangandaran, SPC – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran merancang ajang pemilihan Mojang-Jajaka Kabupaten Pangandaran sebagai wadah pembinaan generasi muda sadar pariwisata. Muda-mudi terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran diminta menjadi duta pariwisata di dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin menyampaikan, di Pangandaran, ajang Mojang-Jajaka kental dengan pendidikan materi kepariwisataan.

“Peserta diberikan pemahaan tentang kepariwisataan, budaya, ekonomi kreatif dan materi kepariwisataan lainnya,” ujar Undang dalam sambutan ajang Grand Final Pasanggiri Mojang-Jajajaka Kabupaten Pangandaran, Minggu (30/6/2019) malam.

Undang melanjutkan, tak hanya menjadi sarana pendidikan generasi muda, ajang pemilihan Mojang-Jajaka juga terus dipoles untuk menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan yang tengah berlibur di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengapresiasi ajang pemilihan Mojang-Jajaka yang digelar kali ketujuh sejak Kabupaten Pangandaran mekar menjadi wilayah otonom tersebut.

Jeje berpesan, para mojang dan jajaka terpilih harus membuktikan pengabdiannya untuk Kabupaten Pangandaran. Selain menjadi duta pariwisata, menurut Jeje, para mojang dan jajaka juga harus menjadi agen pelestari kearifan lokal.

“Anak-anak muda ini harus turut melestarikan kesenian, termasuk kesenian asli Pangandaran, Ronggeng Gunung,” kata Jeje.

Digelar di kawasan Grand Pangandaran, ajang Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka 2019 diikuti 10 pasang peserta dari 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Selain dihadiri sejumlah pejabat, malam Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka 2019 disaksikan ratusan warga, termasuk para pendukung peserta.