Penjegalan Penumpang di Statsiun Banjar, PT KAI Angkat Bicara

0
99
KA Pangandaran saat sampai di Stasiun Banjar. Syamsul Arifin/SPC

Parigi, SPC- Terkait indikasi penjegalan jemputan penumpang di statsiun Banjar oleh pihak tidak bertanggungjawab, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menindak tegas kejadian tersebut.

Menurut Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung Joni Martinus, siapapun berhak menjemput penumpang Kereta Api (KA) dari statsiun Banjar.

“Kalau ada tindakan-tindakan yang mengindikasikan pungutan liar atau penjegalan penumpang maka segera lapor ke kami,” tegas Joni Senin (21/1).

Untuk mempermudah aksesibilitas di Kota Banjar atau ke Objek Wisata di Pangandaran kata Joni, Hotel, Biro Wisata ataupun perorangan tidak ada larangan melakukan penjemputan.

“Hal ini kan bertentangan dengan komitmen PT KAI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk bersama sama membangun wilayah selatan,” tutur Joni.

Peluncuran KA Pangandaran dengan rute Gambir-Bandung-Banjar, ucap ia, perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah kota dan masyarakat Banjar, ataupu Kabupaten Pangandaran.

“Kita juga luncurkan KA Galunggung dengan rute Bandung-Tasikmalaya, malahan ini kita sediakan secara gratis di awal awal, kan ini untuk perkembangan Jabar selatan juga,” paparnya.