Percepat Pemeriksaan Covid-19, Pemkab Pangandaran Gunakan TCM

0
8

Pangandaran, SPC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan menggunakan alat tes cepat molekuler (TCM) untuk memeriksa seseorang apakah terjangkit virus corona atau tidak. Menurut Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, TCM akurasinya hampir sama dengan polymerase chain reaction (PCR).

“Akurasinya sama dengan PCR, bahkan untuk mengetahui suspect corona hanya membutuhkan waktu 2 jam,” ujarnya kepada Radar, Selasa (30/6).

Kata dia, alat tersebut sudah dibeli. Kemungkinan digunakan di Labkesda Kabupaten Pangandaran minggu depan. “Mudah-mudahan alat ini segera digunakan dan penggunaanya bisa maksimal,” tuturnya.

Dia mengatakan penggunaan TCM lantaran pemeriksaan sampel di provinsi dirasa cukup lama, sehingga dibutuhkan waktu untuk melakukan penanganan. “Bisa beberapa hari bahkan seminggu,” ujarnya.

Dengan alat TCM, kata dia, Labkesda Kabupaten Pangandaran bisa melakukan pemeriksaan sendiri, namun dengan jumlah yang terbatas. “Karena keterbatasan SDM, maka seharinya tidak mungkin sampai ratusan,” kata dia.

Jika penanganan dilakukan dengan cepat, maka bukan tidak mungkin angka penularan bisa ditekan. “Apalagi saat ini kita sedang gencar tes swab dan rapid,” katanya. Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Pangandaran Aang Saefurahmat mengatakan selama ini hanya bisa mengambil sampel swab dan rapid test saja.

“Sementara untuk penderita itu harus dites tidak hanya sekali dan juga harus dikirim ke Bandung,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya TCM bisa mempercepat langkah penindakan. “Kita sangat terbantu sekali dengan alat tersebut,” jelasnya.