Rayakan HUT ke-3, Paguyuban BRILink Pijar Kebanjiran Hadiah

0
59

Paguyuban Agen BRILink Pilihan Banjar (Pijar) merayakan hari jadi ke-3, Sabtu (19/9/2020). Hajat tahunan agen mitra Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini semarak dengan kegiatan sepeda santai dan senam zumba.

Bertempat di kompleks Bamboo Maya Cafe, Pantai Pangandaran, tak ketinggalan beragam hadiah disediakan untuk para peserta. Hal unik, sebagian besar hadiah merupakan hasil patungan swadaya para agen, mulai dari tabung gas hingga ponsel Android.

“Kami tidak menyangka rekan-rekan agen sangat antusias untuk berpartisipasi menyumbangkan hadiah,” ujar Rostia, koordinator acara.

Rostia lebih jauh menyampaikan, untuk hadiah utama sendiri disediakan Bank BRI Cabang Banjar, seperti TV, kulkas dan sepeda.

Ketua Pijar Freni Susanto menjelaskan, Pijar didirikan pada 12 September 2017, sebagai wadah silaturahmi agen-agen BRILink yang ada di wilayah kerja Bank BRI Cabang Banjar, yang meliputi Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Total, menurut Freni, terdapat lebih kurang 1.200 agen di wilayah Banjar-Pangandaran, yang terdiri dari agen EDC dan agen Mobile.

“Selain wadah silaturahmi, Pijar juga berfungsi sebagai penghubung antara BRI dan agen-agen BRILink, serta menjadi wadah informasi untuk program-program BRI bagi masyarakat,” kata Freni.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BRI Cabang Banjar Affandi Ahmad menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan HUT ke-3 Pijar.

“Bagus sekali, seperti namanya paguyuban, sesama agen guyub. Selain itu, kegiatan ini bisa menunjukan eksistensi sekaligus sarana promosi Agen BRILink kepada masyarakat, termasuk wisatawan,” ujar Affandi.

Lebih jauh menurut Affandi, Agen BRILink merupakan mitra strategis Bank BRI dalam melayani masyarakat. Berkat keberadaan Agen BRILink, ia mengkui, Bank BRI bisa melakukan efisiensi dalam menjalankan program-program kerjanya.

“Kami jadi tidak perlu lagi membuka kantor baru, karena masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan perbankan di dekat mereka. Bahkan mungkin ke depan BRI akan mengurangi beberapa kantornya karena sudah digantikan oleh Agen BRILink,” ujar Affandi.

Ia mengakui, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam rangka penguatan Agen Brilink, salah satunya adalah isu keamanan transaksi. “Ada risiko cyber crime, tapi kami terus memperkuat sistem keamanan,” kata dia.