Reaktivasi Dimulai Tahun ini, Ini kata Warga yang Menempati Jalur KA Pangandaran

0
89
Salahseorang warga penghuni rel Didin (38) saat menunjukan MoU dengan PT KAI Senin (21/1). Syamsul Arifin/SPC

Cijulang, SPC- Reaktivasi jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran direncanakan digarap tahun ini. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sendiri masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Dari penelusuran SPC di Pangandaran, sejumlah warga yang menempati jalur rel KA Banjar – Pangandaran – Cijulang masih tetap bertahan. Namun demikian, mereka menyatakan siap pindah jika sudah reaktivasi jalur kereta api dimulai.

Saat dihubungi melalui telepon seluler, Humas
PT KAI Joni Martinus menjelaskan, pihaknya belum menerima instruksi lebih lanjut soal reaktivasi.

“Nanti kita informasikan kalau sudah ada kepastian dari pemerintah pusat. Tapi kemungkinan besar tahun ini bisa mulai proses reaktivasi,” ujarnya, Senin (21/1).

Sementara itu, jumlah rumah yang menempati jalur rel saat ini belum diverifikasi kembali. Hal ini dikarenakan pihaknya belum melakukan mapping jalur.

Salah seorang warga yang menempati jalur KA jalur Pangandaran, Didin (38) menyatakan dirinya sudah siap pindah kapanpun jika tanah sudah digunakan kembali PT KAI.

“Ya kan sebelum menempati jalur, kita ada perjanjian terlebih dahulu, saya siap pindah meski tanpa ada uang penggantian,” ujarnya.

Setiap tahun, ia mengaku secara berkala membayar uang sewa sebesar Rp 250 ribu kepada PT KAI. Pembayaran sewa tersebut sudah ditaatinya sejak puluhan tahun lalu.

“Biayanya variatif, dulu awalnya Rp 75 ribu, sampai sekarang saya membayar Rp 250 ribu, dan itu langsung diambil oleh petugas ke rumah,” tandasnya.