Rentan Hasutan, Pemilih Pemula Dikenalkan Aturan Pemilu

0
442
Para pemilih pemula saat mendengarkan paparan dari Bawaslu Kabupaten Pangandaran Senin (17/12). Syamsul Arifin/SPC

Pangandaran, SPC – Kerentanan konflik yang terjadi ditahun politik mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran untuk mengajak para pemilih pemula turut berperan aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Pelanggaran dari para peserta pemilu terhadap pemilih pemula mengenai penyebaran Alat Peraga Kampanye (APK) di media sosial juga menjadi sorotan.

Menutur Koordinasi Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdillah Sihab menjelaskan, untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu), para pemilih pemula yang notabene masih berstatus siswa sekolah juga dikenalkan ada aturan aturan yang ada dalam proses demokrasi.

“Ya supaya mereka tidak mudah terpengaruh oleh tindakan tindakan peserta pemilu yang mengajak untuk melanggar,” ungkap ia Selasa (18/12).

Banyaknya isu miring mengenai politik praktis, penyebaran APK di media sosial kata Gaga ini juga mendorong Bawaslu mengajak Pemilih pemula untuk turut berperan aktif dalam pengawasan.

“Nanti juga akan kita luncurkan program Ngawas Bareng Anak Sekolah (Ngabaso) sebagai sarana penyampaian materi materi positif kepemiluan,” tutur Gaga.

Di akhir percakapan, Gaga juga menegaskan akan mendorok Komisi Pemilihan Umum untuk melakukan pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sekolah karena pemilih pemula di tiap sekolah sudah mencapai lebih dari 500 orang.

“Kita mendorong supaya KPU memperlakukan para siswa dalam proses demokrasi seperti di Lapas, kan ada juga sekolah yang bersatu dengan pesantren,” tegasnya.