Sempat Terapkan Blacklist, ASITA Genjot Lagi Wisata Pangandaran

0
283
Pelantikan Pengurus DPC ASITA Kabuaten Pangandaran oleh Ketua ASITA Jawa Barat Budijanto Ardiansjah, Kamis (9/5/2019). Andi Nurroni/SPC

Pangandaran, SPC – Pantai Pangandaran di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sempat dimasukan ke dalam daftar hitam (blacklist) oleh Asosiasi Perusahan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) karena kondisinya yang kumuh dan kotor.

Selama beberapa tahun sejak bencana tsunami 2006, biro perjalanan wisata tidak lagi menjual Pantai Pangandaran kepada wisatawan.

Namun kini, ASITA melihat perubahan signifikan sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran. Pihak ASITA pun berkomitmen kembali untuk menggenjot promosi dan penjualan deatinasi-destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran.

“Dulu itu karena tidak ada penataan. Pemerintahnya kurang peduli. Banyak sampah, tenda-tenda sepanjang pantai. Banyak wisatawan asing komplain,” ujar Ketua ASITA Jawa Barat Budijanto Ardiansjah kepada media di Pangandaran, Kamis (9/5/2019).

Kini, Budijanto melihat Pangandaran telah berubah. Pantainya telah ditata dan terus dipercantik.

Selain itu, kata dia, banyak potensi destinasi yang layak dijual kepada turis mancanegara, seperti Green Canyon dan Pantai Batukaras.

“Yang masih kurang itu promosinya. Ditambah akses masih kurang (memadai), karen posisi Pangandaran jauh,” kata Budijanto.

Namun begitu, kata dia, pemerintah telah memberikan perhatian khusus kepada Pangandaran dalam hal akses, mulai dari rencana reaktivasi kereta hingga renovasi Bandara Nusawiru.

ASITA Pangandaran Terbentuk
Kunjungan Budijanto ke Pangandaran secara khusus dalam rangka pelantikan Pengurus DPC ASITA Kabuaten Pangandaran.

Dalam sambutannya, Budijanto berharap para pengurus bisa membangun sinergi pengembangan pariwisata dengan pemerintan dan berbagai unsur pemangku kepentingan.

“ASITA pangandaran dan stakeholder harus membuat konsep promosi, pembenahan destinasi, SDM dan infrastruktur, ” kata Budijanto.