Setahun, 3 Kasus Wisatawan Tertabrak Motor di Pantai

0
194
Korban tertabrak motor di Pantai saat dievakuasi beberapa waktu lalu. Syamsul Arifin/SPC

Parigi, SPC-Tragedi kecelakaan sepeda motor menabrak wisatawan di Pantai Barat Pangandaran beberapa waktu lalu menimbulkan keresahan banyak pihak.

Pasalnya, menurut Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran Dodo Taryana, pihaknya mengaku menerima banyak keluhan dari wisatawan yang datang.

“Ya sekarang selain yang mereka takutkan tenggelam di laut, tertabrak motor di pantai juga menjadi hal yangvtak bisa dielakkan,” ungkap Dodo kepada SPC Selasa (18/12).

Sejumlah tiga kejadian wisatawan tertabrak motor tercatat oleh Balawista di tahun ini. Namum, kata Dodo belum ada tindakan konkret yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Kami pernah melakukan himbauan kepada para wisatawan dan pemilik penyewaan sepeda motor, tapi mental karena belum ada aturan yang spesifik,” tutur Dodo.

Di akhir percakapan, Dodo berharap kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan tindakan khusus untuk menangani motor yang masuk ke pantai.

Sementara pada kesempatan yang berbeda, Sekertaris Daerah Kabupaten Pangandaran Mahmud menegaskan aturan yang sudah ada.

“Sebetulnya di Peraturan Daerah K3 ini sudah ada, namun ya memang belum spesifik,” papar Mahmud.

Secara logika, kata ia pantai itu tempat para wisatawan bermain dan bercengkrama dengan alam tanpa kebisingan mesin atau bahkan kendaraan yang kebut kebutan.

“Kecuali kendaraan untuk penyelamatan. Kalaupun ada kuda di pinggir pantai, ini intensitasnya tidak terlalu mengganggu terhadap para pengunjung lain,” Tegasnya.

Untuk menghindari hal negatif yang akan terjadi, Mahmud mengimbau kepada wisatawan untuk tidak memakai sepeda motor ke pantai.

“Yang punya penyewaan sepeda motor juga dimohon untuk memberikan pengarahan dulu kepada wisatawan yang akan menyewa untuk tidak masuk kawasan pantai,” tambah Mahmud.