Tangkapan Seret, Harga Ikan di Pangandaran Melonjak

0
1446
Seorang nelayan sedang memperbaiki jaring di Muara Sungai Cikidang, Kecamatan Pangandaran, Rabu (17/2). Nelayan mengeluhkan pendangkalan Muara dan Sungai Cikidang.
Seorang nelayan sedang memperbaiki jaring di Muara Sungai Cikidang, Kecamatan Pangandaran, Rabu (17/2). Nelayan mengeluhkan pendangkalan Muara dan Sungai Cikidang.
Seorang nelayan sedang memperbaiki jaring di Muara Sungai Cikidang, Kecamatan Pangandaran, Rabu (17/2). Nelayan mengeluhkan pendangkalan Muara dan Sungai Cikidang.

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Minimnya hasil tangkapan nelayan di Kabuaten Pangandaran membuat harga ikan di wilayah ini melonjak. Selain langka, kenaikan harga juga dipicu tingginya permintaan menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat ( Kabag Humas) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Pangandaran Suherman menyampaikan, kelangkaan ikan telah berlangsung dalam beberapa bulan dan Mei-Juni memasuki masa paling langka ikan.

Ia menggambarkan, jika biasanya pihak koperasi nelayan mengeluarkan Rp 6-7 miliar per bulan untuk membeli hasil tangkapan nelayan, bulan terakhir, kata dia, pihaknya hanya mengeluarkan Rp 2,2 miliar.

“Minimnya ikan juga karena banyak nelayan Pangandaran yang tidak melaut. Seminggu ini gelombang laut pasang karena masuk musim angin timur,” ujar Suherman kepada SwaraPangandaran.Com beberapa waktu lalu.

Suherman memperkirakan, sekitar 70 persen nelayan Pangandaran saat ini tidak melaut. Kata dia, tidak melautnya nelayan berdampak pada menurunnya daya jual-beli di tiga tempat pelelangan ikan Pangandaran.

Suherman menuturkan, kenaikan harga sekarang ini paling tinggi adalah untuk ikan jenis bawal putih dan udang, karena sedikitnya hasil tangkapan nelayan. Untuk ikan bawal putih, kata dia, ukuran 7 ons hingga 1 kilogram, saat ini harganya Rp 320 ribu per kilogram. Padahal biasanya, kata dia, harganya hanya Rp 200-250 ribu.

Karminah (65) salah seorang pedagang ikan keliling di Pantai Pangandaran mengatakan, semua harga jenis ikan maupun udang sekarang sedang tinggi. Karminah menurutkan, saat ini stok ikan sedikit, sementara menjelang
Ramadhan, permintaan ikan banyak.
“Karena munggahan untuk menyambut bulan puasa (Ramadhan) banyak tamu, sedang barangnya langka,” tutur nenek yang mengaku sudah berjualan di Pantai Pangandaran lebih dari 20 tahun ini.

Karminah mencontohkan untuk harga ikan dan udang yang dibeli bakul kenaikannya ada yang 50 persen. Kata dia, udang jerbung dari Rp 50 ribu per kilogram naik menjadi Rp 100 ribu,sementara dogol berut, dari yang biasanya Rp 70 ribu per kilogram sekarang Rp 100 ribu.

Sementara ikan kakacangan, kata dia, dari Rp 15 ribu per kilogram sekarang Rp 20 ribu. Bahkan kata dia, ikan kwer yang tadinya hanya Rp 2 ribu per kilogram bulan lalu, sekarang menjadi Rp 4 ribu.

Arip (43) seorang nelayan pantai Pangandaran menuturkan, karena ombak sedang pasang dan tangkapan ikan sedang menurun, ia memilih tidak melaut.

“Kalau musim angin timur ombak lautnya besar dan cukup berbahaya, kalau tidak melaut paling membetulkan jaring, kalau ada yang nyuruh kerja bangunan ya kerja bangunan,” tuturnya.