Terima Penghargaan Bung Karno, Peltu Atim Dikebumikan di TMP Parigi

0
352
Komandan Koramil 1320 Pangandaran Mayor Inf Ikeu Masrika usai menyematkan karangan bunga di makam alm Peltu Atim Kartiwa, Rabu (26/9).syamsul Arifin/SPC

Parigi, SPC – Salah seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia asal Kabupaten Pangandaran, Atim Kartiwa bin Entis Sutisna, tutup usia, Selasa (25/9) pada usia 90 tahun.

Serdadu berpangkat terakhir Peltu tersebut menjadi tokoh pertama yang dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Komandan Koramil 1320 Pangandaran Mayor Inf Ikeu Masrika melaporkan, Atim berdomisili di Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih. Semasa karir militernya, menurut Ikeu, Atim menerima sejumlah tanda jasa atas sumbangsihnya dalam perjuangan kemerdekaan.

“Setelah kami cek dokumen yang ada di kantor, almarhum memang memiliki jasa besar terhadap negara dan berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP),” ungkap Mayor Ikeu usai pemakaman Rabu (26/9).

Tanda jasa yang disandang almarhum semasa hidup lanjut Ikeu, di antaranya Satya lencana IIX, XVI, XXIV, TKR, Bintang Sakti dan Bintang Geriliya yang langsung ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

“Awalnya kami kesusahan mencari dokumen karena dokumen aslinya hanyut terbawa tsunami dulu, beruntungnya ada arsip fotocopy,” tutur Ikeu.

Atas jasa-jasanya, pemakaman Atim dilakukan secara militer. Almarhum Peltu Atim Kartiwa menjadi jasad pertama yang dikebumikan di TMP yang baru dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran.

Lebih lanjut Ikeu menjelaskan, pihaknya juga akan memindahkan jasad para pejuang yang telah ditetapkan menjadi pahlawan dari TMP yang tersebar di beberapa Kecamatan.

“Pemerintah dan Masyarakat sudah setuju dengan pemindahan makam pahlawan, jadi akan kita pindahkan hari sabtu (29/9),” tukasnya.

Mekanismenya, tambah ia, pemindahan dari semua TMP yang tersebar akan dilakukan dari mulai hari Jumat (28/9) untuk pemugaran dan kemudian disemayamkan di Koramil 1320 Pangandaran.

“Setelah semua pemugaran selesai, Sabtu kita lakukan upacara secara militer yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Pangandaran,” tegasnya.